Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2014

Hendra Kapten Tim Thomas, Firda Pimpin Tim Uber

Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) sudah mengumumkan 20 nama yang mengisi skuat inti tim Thomas dan Uber. Hendra Setiawan dan Adriyanti Firdasari didapuk menjadi kapten masing-masing tim.
Hendra dan Firda dinilai mempunyai pengalaman dan bisa menjadi motor tim. Hendra pernah memperkuat tim Thomas empat kali, sejak 2006, 2008, 2010, dan 2012. Firda malah punya rekam jejak lebih panjang, sejak 2004.
"Ya pilih saja yang tertua. Selain itu para pemain lain jelas bisa respek kepada prestasinya Hendra. Dia juga sosok yang tidak neko-neko," kata Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PP PBSI Rexy Mainaky.
Hendra memang menjadi pemain yang mempunyai prestais paling oke saat ini. Berpasangan dengan Mohammad Ahsan, dia ada di urutan pertama dunia.
Senada, pemilihan Firda mempunyai alasan serupa. Malah, dia sudah didapuk menjadi kapten sejak masih tahap tim bayangan saat karantina di Kudus, Jawa Tengah.
"Alasannya hampir sama. Dia senior dan puny…

Lorenzo: Seperti Musim Lalu, Yamaha Masih di Belakang Honda

Medan - Jorge Lorenzo tak menyangkal kalau Yamaha saat ini masih kalah cepat dibanding Honda. Dia malah menyebut kalau ketertinggalan timnya masih pada bagian yang sama dengan musim lalu.
Saat Marc Marquez sudah mengoleksi tiga kemenangan di musim ini, raihan terbaik Lorenzo adalah podium ketiga yang dia dapat di MotoGP Argentina, akhir pekan lalu. Secara umum Honda masih lebih unggul atas Yamaha di awal musim ini, hal mana bisa juga dilihat pada hasil yang diraih Dani Pedrosa dan Valentino Rossi.
Terkait performa motornya di awal musim 2014 ini, Lorenzo menyebut kalau Yamaha masih tertinggal dari Honda. Dan masalah yang dihadapi pun masih sama dengan musim lalu, saat dia harus menyerahkan gelar juara dunia pada Marquez.
"Itu lebih kurang sama seperti kekurangan yang kami rasakan musim lalu, tapi sedikit banyak lebih buruk lagi," sahut Lorenzo.
"Saya pikir saya masih bisa sedikit meningkatkan kondisi fisik saya (setelah menjalani operasi di musim dingin), kondisinya mem…

Gagal Raih Podium, Rossi Salahkan Bradl

Termas de Rio Hondo - Pebalap Yamaha Valentino Rossi kembali gagal merah podium di 2014 setelah finis keempat di MotoGP Argentina. Atas hasil ini, Rossi menuding Stefan Bradl sebagai penyebabnya.

Di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Rossi mengakhiri balapan dengan catatan waktu 41 menit 44,719 detik tertinggal nyaris lima detik dari pebalap Honda Marc Marquez, yang tampil sebagai juara.


Pada lap-lap awal Rossi mampu bertarung melawan para pebalap di posisi terdepan. Namun di lap kelima, pebalap Italia itu dipaksa melebar oleh Bradl sehingga ia harus turun ke urutan ketujuh sebelum berakhir di belakang Jorge Lorenzo.


Meski begitu, Rossi masih berada di urutan ketiga klasemen pebalap dengan koleksi 41 poin dari tiga seri, selisih 15 angka dari Dani Pedrosa dan 34 dari Marquez. Namun, ia masih unggul 19 angka dari Lorenzo yang menghuni urutan ketujuh.


"Aku punya potensi dan kecepatan untuk naik podium dan terutama bertarung dengan tiga pebalap di depan," ucap juara dunia MotoGP enam kal…

Empat sesi latihan sebelum menerima Getafe

Tim utama akan berlatih pada hari senin, rabu, kamis dan jumat dan akan menjamu Getafe pada hari sabtu di Camp Nou FC Barcelona kembali memulai satu pekan untuk tetap mengantungkan harapan pada la Liga. Tim utama akan melakukan sesi latihan total sebanyak empat kali sebelum menjamu Getafe pada hari sabtu. Tim asal Madrid yang berada di posisi ke-17 klasemen Liga, membutuhkan poin untuk bebas dari zona berbahaya degradasi.

Tim akan berlatih pada hari senin (12:00, Ciudad Deportiva), rabu (18:00, Ciudad Deportiva), kamis(11:00, Ciudad Deportiva) dan jumat (11:00, Ciudad Deportiva), hari dimana akan juga diketahui daftar nama pemain. Tim akan mendapat hari libur pada hari selasa dan minnggu setelah pertandingan.

Kepergian Vilanova Buat Barca Merasa Kosong

Barcelona - Barcelona berduka setelah mantan pelatihnya, Tito Vilanova, tutup usia. Kepergian Vilanova untuk selama-lamanya telah membuat Blaugrana merasa sangat sedih dan kosong.
Vilanova meninggal pada Jumat (25/4/2014) kemarin di usia 45 tahun. Dia mengembuskan napas terakhirnya setelah berjuang melawan penyakit tumor kelenjar parotid selama 2,5 tahun.
Tak lama setelah mendengar kabar meninggalnya Vilanova, Presiden Barca Josep Maria Bartomeu langsung mengungkapkan ekspresi kesedihannya. 
"Ini adalah hari yang sangat menyedihkan," ucap Bartomeu seperti dilansir situs resmi Barca.
"Kami tahu ini bisa terjadi dan ini adalah sakit yang sudah lama, tapi ini tetap membuat kami semua merasa sangat kosong," katanya.
Ditambahkan Bartomeu, Barca pantas meniru kepribadian Vilanova, yang tak pernah menyerah meski kondisinya terus melemah.
"(Dia adalah) orang hebat dan merupakan teladan untuk klub dan suporter. Dia adalah contoh bagi kami dan kami semua telah belajar b…

Guardiola Begitu Terpukul dengan Kepergian Vilanova

Munich - Bagi Pep Guardiola, Tito Vilanova adalah sosok yang tak bisa terpisahkan dalam hidupnya. Kesedihan mendalam pun dirasakan Guardiola ketika ia harus melepas kepergian sahabatnya itu.
Guardiola dan Vilanova adalah teman dekat semenjak mereka sama-sama menimba ilmu di akademi La Masia. Bedanya adalah karier Guardiola sukses bersama Barca sementara Vilanova mandek dan harus bermain di berbagai klub kecil.
Lalu Vilanova kemudian dipanggil lagi oleh Barca untuk menangani tim U-14 Barca yang berisikan Lionel Messi, Gerard Pique, dan Cesc Fabregas, sebelum bersama-sama Guardiola melatih Barca B hingga tim senior klub asal Catalan itu.
Di sanalah Vilanova bersama Guardiola membawa kejayaan untuk klub itu dengan total 14 gelar dalam kurun waktu empat tahun, sebelum Vilanova menggantikan posisi Guardiola musim lalu.
Sayangnya kesehatannya memburuk karena digerogoti tumor kelenjar parotis dan membuat Vilanova mundur dari jabatan pelatih. Sampai akhirnya ia menghembuskan napas terakhirnya…

Tito Vilanova, sebuah kehidupan yang didedikasikan untuk Barça

Merupakan manajer dengan 100 poin pada Liga, perolehan maksimal sepanjang sejarah pencapaian FC Barcelona 

Dibesarkan di La Masía, Vilanova merupakan bagian dari tim terbaik blaugrana sepanjang masa Ini adalah salah satu momen yang paling menyedihkan sepanjang perjalanan Klub FC Barcelona, sebuah berita yang mengejutkan dunia persepakbolaan dan olahraga di seluruh penjuru dunia. Francesc 'Tito' Vilanova i Bayó (Bellcaire d'Empordà, 17/09/1968 - Barcelona 25/04/2014), seorang pria yang dicintai dan dikagumi oleh semua orang, meninggalkan kita semua di umur 45 tahun, setelah tidak dapat lagi berjuang melawan penyakit yang sejak bulan Juli lalu memaksanya untuk meninggalkan bangku pelatih dari tim utama. Tito Vilanova, pelatih tehnik yang mengkomandani Liga terbaik dari FC Barcelona, Liga 100 poin di musim 2012/13 dan juga sebagai asisten pelatih dari momen terbaik Barça, meninggalkan kesan yang sangat mendalam bagi orang-orang yang mengenalnya secara dekat dan para fans yang …

Tito Vilanova: Sebuah Dedikasi Tanpa Batas

Barcelona - Hari menyedihkan itu datang. Tito Vilanova tak sanggup lagi melawan penyakitnya dan telah mengembuskan napas terakhir. Tapi, dedikasinya akan selalu diingat oleh Barcelona.
Air mata Barca tumpah ketika mereka mendengar kabar meninggalnya Vilanova pada Jumat (25/4/2014) kemarin. Vilanova, yang dalam 2,5 tahun terakhir digerogoti penyakit kanker kelenjar parotis, meninggal di usia 45 tahun.
Tak lama setelahnya, Barca langsung mengibarkan bendera setengah tiang di depan markasnya sebagai tanda berkabung. Semua elemen Blaugrana, mulai presiden, direktur, pemain, sampai mantan pemain mengungkapkan kesedihan mereka.
Wajar kalau Barca sangat berduka. Mereka baru saja ditinggal oleh orang yang sangat loyal dan mendedikasikan nyaris sepanjang hidupnya untuk klub.
Vilanova pertama datang ke Barca saat dia masih bocah. Usianya masih 15 tahun ketika pada musim 1984/1985 menjalani trial.
Tak lama setelah itu, Vilanova masuk ke akademi La Masia dan bertahan di sana sampai tahun 1989. Pa…

Moyes Dipecat, Banner 'The Chosen One' Dicopot dari Old Trafford

Manchester - Saat David Moyes masih menjadi manajer Manchester United, banner "The Chosen One" setia menghiasi Old Trafford. Tapi, banner itu telah dicopot menyusul pemecatan Moyes beberapa hari lalu.
Banner "The Chosen One" terpasang di bagian atas tribune Stretford End. Banner tersebut sudah ada sejak awal musim dan merupakan bentuk dukungan kepada Moyes, yang memang dipilih langsung oleh Sir Alex Ferguson untuk jadi penggantinya.
Tapi, belum sempat sukses bersama MU, Moyes sudah lebih dulu diberhentikan. Pria asal Skotlandia itu harus lengser karena prestasi 'Setan Merah' begitu merosot musim ini.
MU bukan hanya gagal mempertahankan gelar Liga Primer Inggris. Mereka juga tak mendapatkan tiket Liga Champions musim depan dan dipastikan tak mendapatkan trofi akhir musim.
Sebuah kelompok yang bertanggung jawab untuk mempersiapkan dan memasang banner, Stretford End Flags, kini telah mencopot banner "The Chosen One". Mereka dikabarkan akan menggantin…

Fergie Akan Ikut Pilih Manajer Baru MU

Manchester - Sir Alex Ferguson akan tetap diminta manajemen Manchester United untuk membantu memilih manajer baru sebagai pengganti David Moyes, meski dia dianggap melakukan kesalahan besar saat memboyong Moyes ke Old Trafford.
Menyusul pemecatan Moyes, ada beberapa nama kandidat yang muncul ke permukaan untuk menjadi manajer baru The Red Devils. Daftarnya memanjang mulai dari Carlo Ancelotti, Juergen Klopp, sampai Louis van Gaal, Laurent Blanc serta Diego Simeone dan Antonio Conte.
Siapa yang nantinya terpilih masih tanda tanya besar. Selain karena MU masih akan dibesut Ryan Giggs sampai akhir musim ini, upaya mendekati nama-nama tersebut di atas diyakini membutuhkan waktu karena mereka masih terikat dengan timnya masing-masing.
Dikutip dari Guardian, upaya MU mengontrak manajer baru akan dapat bantuan dari Fergie. Meski sudah pensiun, Fergie masih punya pengaruh kuat di MU. Petinggi klub diyakini tetap akan mendengarkan suara dari pria yang sempat 26 tahun jadi bos di Old Trafford i…

MU Dikabarkan Takkan Permanenkan Giggs

Manchester - Ryan Giggs hanya akan jadi manajer interim. Kabar ini muncul setelah Manchester United disebut bersikukuh untuk menunjuk manajer yang lebih berpengalaman.
Giggs ditunjuk untuk menangani United sampai manajer permanen ditunjuk. Dia akan memimpin 'Setan Merah' pada empat laga tersisa di Premier League musim ini.
Kendati ada kabar menyebut bahwa Giggs punya kemungkinan dipermanenkan, kabar lain menyebut sebaliknya.Guardian melansir, United akan tetap menjadikan Giggs sebagai manajer interim.
Giggs sudah mengantongi UEFA Pro License sejak awal 2014. Tugasnya sebagai caretaker kali ini adalah langkah pertamanya ke dalam dunia manajerial.
Sedangkan United disebut lebih memilih untuk mendatangkan manajer yang berpengalaman. Sejauh ini, Louis van Gaal disebut-sebut jadi kandidat terkuat. Sementara kandidat lainnya, Juergen Klopp, sudah menyatakan akan menetap di Borussia Dortmund.
Giggs ditunjuk setelah United memecat David Moyes beberapa hari lalu. United percaya, dipeca…

Pedrosa Berpeluang Lewati Catatan Barros

Termas de Rio Hondo - Dani Pedrosa termasuk dalam jajaran pebalap yang mengumpulkan poin terbanyak di kelas premier balap motor grand prix. Terkait hal ini, Pedrosa punya kans untuk melewati catatan Alex Barros.
Dalam daftar pebalap dengan poin terbanyak di kelas premier (500cc/MotoGP), Pedrosa menempati posisi keempat. Sejak naik ke kelas MotoGP pada tahun 2006, pebalap Honda itu telah mengumpulkan 2.072 poin.
Tepat di atas Pedrosa ada Barros yang punya 2.079 poin. Karena Barros telah pensiun, maka dia tak bisa menambah koleksi poinnya lagi.
Sementara itu, Pedrosa yang masih aktif hingga sekarang tentu masih punya banyak kesempatan untuk meraih angka dan melewati Barros. Dia akan benar-benar melewati Barros kalau mampu menyelesaikan balapan MotoGP Argentina pada akhir pekan ini paling tidak di posisi kedelapan dan mendapatkan tambahan delapan poin. Demikian dikutip dari Crash.
Valentino Rossi adalah pebalap yang mengumpulkan poin terbanyak di kelas premier. The Doctor hingga sekarang…

Leo Messi, berburu Pichichi

Sang bintang asal Argentina ini telah mencetak 26 gol pada Liga, berbeda dua gol dengan Cristiano Ronaldo dan hanya satu gol dari Diego Costa Leo Messi kembali memburu gelar Pichichi di tahun ini. Walaupun total tia elah absen sebanyak tujuh laga karena cedera yang dideritanya (Málaga, Valladolid, Granada, Athletic Club, Villarreal, Getafe dan Elche) sang bintang asal Argentina ini telah kembali ke arena duel dan mendekati angka gol terbanyak di Liga yang saat ini dipegang oleh Cristiano Ronaldo (28 gol) dan Diego Costa (27). Messi hingga kini telah menciptakan 26 gol. 18 gol dalam 13 pertandingan Dalam 15 liga terakhir, Messi selalu dimasukkan dalam skuad awal. Total ia telah menciptakan 18 gol dari 13 laga terakhir. Masih ada empat laga lagi yang tersisa -lima bagi Madrid- perebutan gelar Pichichi masih terbuka bagi siapa saja. Demikian juga gelar Ballon d´Or yang akan diputuskan. dengan klasifikasi: Luis Suárez, dari Liverpool, dengan 30 gol dan 60 poin. Ronaldo (28 gol dan 56 poin),…

The Chosen One Hanya Numpang Lewat

Tulisan ini tadinya bermaksud memberikan sedikit ruang untuk David Moyes. Setelah sekian banyak kritik dan sorotan yang diterimanya di luar sana, seharusnya ada sedikit pembelaan.
Tapi, maaf, pandangan paling netral sekalipun bakal sulit untuk membela Moyes. Seiring berjalannya waktu, seiring bertambahnya keriput di dahi Moyes bertambah, sebanyak itu pula mereka yang mendukung Manchester United menyuarakan keheranan.
Ketika Sir Alex Ferguson menyuarakan keras-keras lewat mikrofonnya bahwa segenap Old Trafford "bertugas" untuk mendukung penuh manajer berikutnya, tidak ada yang akan menyangka United akan terpuruk sedemikian dalam. Tidak ada yang menyangka masa transisi yang disebut-sebut bakal berat itu bakal seberat ini.
Pada musim di mana rival terberat mereka, Liverpool, begitu digdaya, United terbenam justru. Harapan untuk menggenggam trofi di akhir musim satu per satu sirna. United begitu medioker dalam hal performa dan hasil, 11 kekalahan yang biasanya mereka dapat dalam…

'Harusnya Giggs Latih MU Sejak Awal Musim'

Manchester - Manchester United resmi menunjuk Ryan Giggs sebagai caretaker menggantikan David Moyes yang dipecat. Penunjukkan itu dianggap terlambat, karena harusnya dia dijadikan pengganti Sir Alex Ferguson sejak awal musim.
Semusim terakhir Giggs menjalani peran ganda di MU. Selain masih aktif bermain, winger asal Wales berusia 40 tahun itu juga ditunjuk David Moyes sebagai salah satu staf pelatih.
Menyusul pemecatan Moyes, Selasa (22/4/2014), Giggs secara resmi sudah ditunjuk sebagai caretaker sampai ada manajer tetap ditunjuk. Keputusan menunjuk Giggs dianggap sebagai langkah yang tepat tapi terlambat oleh Dwight Yorke. Dengan segala pengalaman yang dipunya bersama Fergie, Giggs harusnya ditunjuk sebagai manajer sejak awal musim.
"Menurut saya, harusnya Ryan Giggs dapat pekerjaan itu sejak awal musim karena akan menciptakan kelanjutan di sana. Dia sudah ada di klub selama 20 tahun, dia MU sejati dan tentu saja dia masih menuntaskan sertifikat melatihnya," sahut Yorke dalam …

MU pada Moyes: Anda Ultah 3 Hari Lagi? Maaf, tapi Kami Harus Memecat Anda

Manchester - Chelsea pernah membuat cerita tersendiri ketika memecat seorang manajernya jam 4 subuh. Bagaimana dengan David Moyes? Ia didepak Manchester United tiga hari sebelum berulang tahun.
Begitulah nasib Moyes, pria asal Bearsden, Skotlandia, yang pada 9 Mei 2013 mendapat porsi pemberitaan luar biasa, yang tak pernah ia dapatkan selama 11 tahun menukangi Everton, ketika ia diumumkan Manchester United sebagai pengganti Alex Ferguson yang memutuskan pension di akhir musim lalu.
Tapi itu cerita hampir setahun silam. Hari ini, Selasa 22 April 2014, ia kembali jadi berita sangat besar, setelah Manchester United mengumumkan bahwa mereka tak mau lagi memakai tenaga Moyes.
Moyes dipecat, "ditendang" dari Old Trafford belum genap satu musim ia bekerja di sana. Sisa empat pertandingan Red Devils akan dioper ke tangan yang lain, kemungkinan besar kepada Ryan Giggs yang memang merupakan salah satu dari beberapa asisten pelatih Moyes.
Menurut media-media Inggris, Moyes menerima pem…

Alonso Yakin Ferrari Bisa Saingi Red Bull

Shanghai - Fernando Alonso mengakui bahwa Mercedes bukan tandingan Ferrari di GP China. Namun, tidak demikian dengan Red Bull yang dipercaya Alonso masih bisa terkejar.
Walau finis kesembilan di GP Bahrain, mobil Alonso tampak telah membuat kemajuan. Buktinya di latihan bebas I pada Jumat (18/4), pebalap Spanyol itu mampu menjadi yang tercepat.
Di sesi kualifikasi, Alonso menghuni posisi kelima di belakang empat pebalap Mercedes dan Red Bull. Hal ini diyakini Alonso akan jadi pertanda bagus bagi timnya di Shanghai.
"Mercedes sulit dijangkau di kondisi kering, tapi aku pikir Red Bull tidak terlalu jauh dengan kami," nilai Alonso seperti dilansir Autosport.
"Mercedes selalu sangat cepat di kondisi lintasan kering, jadi jika kami memiliki kecepatan yang bagus saat balapan, dekat dengan Red Bull bahkan bertarung dengan mereka maka itu akan jadi sebuah kabar bagus."
"Kemarin, mobil kami sedikit lebih kompetitif daripada yang kami miliki dalam dua balapan awal jadi …